Assalamualaikum, wr.wb
Saya bukanlah orang yang tidak pernah berbuat salah dan bahkan sampai saat ini, saya bukanlah manusia yg pintar dan mungkin wawasan saya tidak lebih tinggi dari kawan-kawan, tapi saya hanya ingin berbagi dan insyaallah sangat objektif. Artikel ini sengaja saya rangkum untuk mengajak kawan-kawan berfikir positif dan ini bukan artikel copas tapi murni ditulis dengan tangan saya sendiri. Jika ada yg salah dalam penyampaian dalam artikel ini, saya "Radian Patril Tedi" minta maaf kepada kawan2 dan memohon ampun atas segala kesalahan saya kepada Allah SWT tuhan yg Esa.
Luangkan waktu sedikit untuk membuka tafsir dan pada surat Ali imran ayat 13, Alhujurat ayat 6,dan hadis yg diriwayatkan oleh Muttafaqun Alaih “Sebaik-baik manusia adalah orang yang selalu memberi manfaat kepada manusia lain.”(simak dan resapi ya:))...
Kebanyakan orang menilai orang lain dari satu buah sisi, padahal sifat manusia manusia mempunyai lebih dari satu buah sisi (ada yg baik (+) dan juga pasti ada yang buruk(-)), terkadang prasangka buruk akan terjadi pada seseorang yg cara menilainya seperti itu bahkan kesombongan datang dan meremehkan sebagai sifat ungkapan awal darinya untuk berfikir tentang org lain, tapi kita pasti tahu efek negatif dari sifat seperti itu "Coba baca hasil research psikologi yg dijelaskan psikolog Simon H Laham, PhD, dalam bukunya The Science of Sin, The Psychology of the Seven Deadlies (and why they are so good for you)".
Orang yg sebenar2-nya cerdas memiliki pribadi yg profesional dan penilaian dari satu buah sisi akan menjauhkan kita dari orang-orang yg cerdas dan pastinya kita akan selalu ketertinggalan dan sangat logika bila akan terjadi seperti itu karena kebutuhan manusia mencangkup hal yg paling mendasar menurut A.Maslow diantaranya adalah "dihargai dan menghargai ".
Jangan mau menjadi orang yang ketertinggalan dan dibodoh2i budaya kafir yg selalu membuat kita selalu regres terhadap perubahan yg diridoi allah.











