Selamat Pagi, sayang rasanya melewati pagi yang cerah ini dilewati dengan tidak menulis hal-hal menarik yang saya dapatkan beberapa waktu yang lalu. Sebelumnya saya sudah menulis yang isinya sama dengan yang akan saya tulis kali ini, berhubung tulisan itu belum selesai maka saya memutuskan untuk melanjutkan untuk tulisan sebelumnya.
OK langsung saja, beberapa waktu yang lalu saya baru pulang dari Ibu Kota Kabupaten Natuna tepatnya Ranai menuju ke kampung halaman yaitu di Kecamatan Serasan Timur Desa Arung Ayam Kampung Batu Ampar, saya pulang kampung dengan menaiki transportasi laut yaitu KM Bukit Raya yaitu kapal yang dinaungi oleh PT. Pelni, Jarak tempuh dari Ranai ke Serasan itu memakan waktu sekitar 12 jam. Itu waktu yang cukup untuk membuat penumpang mabuk kepuyeng jika cuaca sedang tidak dalam keadaan bersahabat. Waktu itu saya juga hampir mabuk kepuyeng karena memang waktu itu cuaca sedang tidak bersahabat tapi untungnya saya bisa numpang berehat di dek kamar kelas 1 yang sebelumnya sudah diboking oleh orang tua. Nah hal menarik yang saya dapatkan waktu itu adalah ide dari teman orang tua saya yang saat itu sekamar dengan kami, pada saat kami sedang berehat banyak hal yang kami bahas dan sampailah pada saat kami membahas tentag kebijakan pemerintah Kabupaten Natuna yang menangan pencegahan krisis air bersih di Serasan yang akan datang pada pertengahan tahun nanti, isu yang kami dapatkan adalah Pemerintah akan menggunakan air yang berada di Desa Payak Kecamatan Serasan sebagai sumber air bersih. Tetapi mungkin karena kami asli pribumi Serasan jadi kami sangat tau keadaan wilayah kami dan kebijakan apa saja yang mungkin bisa diterapkan di tempat kami, walaupun obrolan ini adalah obrolan orang awam yang sekedar sampai dikedai kopi tanpa pernah dieksekusi tapi saya rasa obrolan kami ini sangat menarik dan perlu ditinjau lebih jauh oleh pemerintah Kabupaten Natuna, saya rasa teman dari orang tua saya itu sangat jenius didalam pembicaraan kami iya banyak menjelaskan tentang kekeliruan pemerintah untuk membuat kebijakan terutama tentang Air bersih dan Listrik. Jika pemerintah akan menjadikan Desa Payak sebagai tempat sumber air bersih maka pemerintah mungkin keliru karena Desa Payak sangat jauh dari tempat-tempat lainya yang ada di Serasan, hal itu akan membuat biaya anggaran yang akan dikeluarkan akan memakan biaya yang tidak sedikit. Teman dari orang tua saya itu menyebutkan bahwa ada tempat sumber air bersih yang perlu dilirik oleh pemerintah yaitu sumber air yang berada di Desa Air Ringau, seandainya tempat itu dijadikan sebagai tempat sumber air bersih maka banyak keuntungan yang bisa dirasakan masyarakat Serasan yang pertama adalah bahwa sumber air itu dekat dengan pemukiman warga dan mungkin biaya yang akan dikeluarkan pemerintah akan menjadi lebih hemat, yang kedua adalah bahwa jika penghematan itu memang benar bisa bisa dilakukan maka bisa dialihkan pembangunan waduk untuk air tersebut dan keuntungan membangun waduk maka pemerintah akan juga bisa membangun PLTA(Perusahaan Listrik Tenaga Air) dan itu akan sangat membantu masyarakat Serasan karena listrik selama ini sering bermasaalah dan keuntungan yang berikutnya adalah ketika sudah dibangun PLTA maka pemerintah akan bisa menghemat BBM(Bahan Bakar Minyak) yang biasa dikeluarkan oleh pembangkit listrik konvesional dan selanjutnya akan menambah ruang baru untuk ketenaga kerjaan di PLTA bagi masyarakat Serasan.
Pada dasarnya memang kami bukanlah orang yang pintar, kami hanyalah orang awam yang belum banyak mengerti tentang membuat program kebijakan yang diberlakukan pemerintah, setidaknya masukan ini akan sangat berguna sebagai refrensi pemerintah untuk membuat kebijakan yang lebih efektif. Apabila ada kesempatan saya akan menyampaikan hal ini pada pemerintah pembuat kebijakan semoga hal ini bisa dilirik dan ditinjau oleh pemerintah agar bisa menjadi bahan pertimbangan untuk membuat kebijakan yang baru.











